U-23

U-23
Tanjung Enim City FC

Rabu, 04 Januari 2012

Keseimbangan dalam Olahraga


Pernahkah kita berpikir ketika berdiri hanya pada tumpuan satu kaki, tetapi tubuh kita masih bisa tegak, walau mengalami kehilangan keseimbangan ?. Para atlet senam yang menari di atas balok titian, tetapi dia masih mampu mengendalikan tubuhnya dengan tenang. Semua hal tersebut dilakukan otak untuk mengatur banyak fungsi dalam tubuh manusia.Misalnya otak mengatur paru-paru untuk menghirup (inspirasi) dan membuang nafas (ekspirasi), menyuruh mata untuk berkedip pada saat ada binatang kecil sewaktu mengendarai motor. Kemampuan untuk menjaga keseimbangan dalam olahraga juga diatur oleh otak kita. Untuk
mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana otak melakukan hal ini semua, berikut coba anda lakukan kegiatan ini :
Bahan-bahan:
Sepotong kayu berukuran 5 cm x 10 cm x 60 cm (ukuran kayu tidak mesti tepat benar)
Stopwatch atau jam tangan dengan jarum detik
Cara Kerja :
Letakkan kayu mendatar di lantai
Injak satu kaki di atas kayu, tepat di tengah-tengahnya
Angkat satu kaki yang lain dari lantai, usahakan supaya dapat menjaga keseimbangan
Lanjutkan untuk menjaga keseimbangan selama 5 menit. Apakah keseimbangan kita akan semakin baik selama waktu itu ?
Penjelasan :
Seharusnya kita mampu menjaga keseimbangan di atas balok kayu tersebut beberapa menit. Rasa keseimbangan ini diatur oleh bagian dalam telinga kita. Granula kecil dalam dua kantung yang berisi cairan mendeteksi jalan mana yang naik dan jalan mana yang turun, dan tiga saluran setengah lingkaran yang berisi cairan mendeteksi gerakan.Pada bagian bawah kantung sel-sel indera yang berisi serat rambut kecil. Ketika kita berdiri tegak. Gravitasi, yaitu gaya yang menarik smua benda ke bumi, menarik granulanya. Granula ini menyentuh serat rambut yang mengirimkan pesan ke otak dan memberitahukan bahwa kita sedang berdiri tegak.
Sebagai contoh, ketika kita sedang kehilangan keseimbangan dan mulai jatuh ke kanan, gravitasi menarik granula ke kanan pula, lalu, serat rambut (saraf) mengirimkan pesan ke otak untuk memberitahukan bahwa kita sedang miring ke kanan. Otakk mengirimkan pesan ke otot-otot di dalam leher dan kaki untuk coba menyeimbangkan kepala dan bagian tubuh lain supaya kembali ke posisi semula. Melalui latihan, kita akan mampu mempelajari untuk penyesuaian-penyesuaian kecil yang dibutuhkan tubuh dalam menjaga keseimbangan. Ketika kita sedang berjalan di atas balok kayu yang panjang, kita sedang belajar untuk menjaga keseimbangan dengan proses yang sama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar